Sudah lama bisnis tapi keuntungan belum juga naik? Tonton video ini, ya! Semoga membantu 😄

Ketika berbisnis, mungkin Juragan pernah merasa panik, bingung ataupun sedih karena masalah omzet.

“Kok omzet saya turun terus ya? Kapan nih naiknya”

atau mungkin Omset Juragan naik TAPI kok keuntungannya tetap segitu aja?

Jangan khawatir, Berikut adalah 5 Cara Menaikkan Keuntungan Usaha Juragan:

1. Calon Pelanggan (Lead)

Lead adalah orang-orang yang berpotensi menjadi calon pembeli.

Istilah mudahnya lead adalah orang-orang yang datang dan bertanya mengenai produk yang Juragan jual. Mereka mungkin akan bertanya harga, fungsi produk dll.

Hal paling penting saat berbisnis atau berjualan adalah menarik lead sebanyak mungkin. Kenapa? karena mereka berpotensial untuk menjadi pembeli.

Kuncinya adalah membuat orang tertarik, datang untuk melihat produk yang Juragan Jual.

Caranya?

Ada banyak cara untuk membuat orang tertarik untuk melihat produk/toko kita. Misalnya dengan membuat iklan yang unik, membuat kemasan yang menarik, Memasang spanduk yang menarik di depan toko, memberikan diskon dll.

2. Nilai Konversi

Nilai Konversi adalah jumlah lead yang kemudian berubah menjadi konsumen. Nilai konversi (%) =  Jumlah pembeli / Jumlah lead.

Ingat, tidak semua lead akan membeli produk yang Juragan jual. Misalnya mungkin yang tanya (chat) di Toko Online ada 100 orang tapi mungkin yang melakukan transaksi hanya 5 orang.

Untuk menaikan profit kita perlu menaikan nilai konversi.

Misalnya dari 100 lead yang membeli produk hanya 5 orang. Agar nilai konversi meningkat “sesuatu” perlu diubah agar yang awalnya hanya ada 5 pembeli meningkat menjadi (misalnya) 8 pembeli.

Semakin banyak jumlah pembeli maka keuntungan Juragan juga akan meningkat.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah membuat lead atau calon pembeli  merasa "nyaman". Lead yang awalnya ragu-ragu karena pertimbangan, hambatan "diubah" menjadi yakin untuk membeli produk Juragan.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai konversi:

  1. Membuat produk yang dapat memberikan solusi atau mengatasi masalah calon konsumen. Misalnya membuat produk shampo anti ketombe untuk mengatasi masalah ketombe.
  2. Harga terjangkau sesuai value yang diharapkan.
  3. Memberikan diskon.
  4. Memberikan kemudahan saat pembelian.
    Misalnya menyediakan sistem COD, kemudahan untuk melakukan cicilan, memberikan DP yang rendah agar memberikan kemudahan orang untuk membeli. Sehingga jumlah pembelinya semakin meningkat.
  5. Memberikan pelayanan memuaskan.

Intinya adalah semakin banyak kemudahan yang diberikan kepada lead, maka akan semakin banyak jumlah pembeli. Semakin banyak jumlah pembeli secara otomatis akan semakin banyak profit yang Juragan peroleh.

3. Meningkatkan Jumlah Transaksi/Bulan

Berapa kali pelanggan membeli produk Juragan per bulannya?

Apakah Juragan pernah mendapat repeat order?

Semakin banyak yang melakukan repeat order berarti semakin banyak produk Juragan yang terjual berarti semakin besar profit yang Juragan hasilkan. Repeat order biasanya berasal dari rasa kepuasan pembeli.

Kepuasan seperti apa yang membuat pembeli mau order lagi?

Berikut adalah hal-hal penyebab pembeli melakukan repeat order:

  1. Produk ngangenin
    Misalnya produk keripik Juragan enak pol, produk shampo anti ketombe Juragan manjur dll.
  2. Pelayanan yang memuaskan.
  3. Value lebih besar dari harga.
  4. Ada variasi
    Misalnya Juragan adalah pemilik toko yang menjual berbagai jenis casing HP. Selain itu Juragan juga menjual powerbank, tongsis, fisheye, pulsa dll. Intinya variasi ini bertujuan meningkatkan frekuensi pembelian konsumen.
  5. Memberikan kupon gratis
    Misalnya Juragan adalah penjual mie ayam. Setiap beli 1 mangkok akan mendapat 1 kupon. Jika sebulan dapat mengumpulkan misal 10 kupon maka pembeli akan mendapat gratis 1 mangkok.  Tujuannya adalah membuat konsumen untuk beli lagi dan lagi.

4. Memperbanyak Rata-rata Rp/transaksi

Berapa total uang pelanggan ketika berbelanja per transaksinya?

Semakin banyak jumlah rata-rata Rp/transaksi maka keuntungan Juragan akan meningkat.

Caranya dengan melakukan Market Basket, seperti promosi, bundle, cross selling, up selling.

Contohnya Juragan jualan burger, setiap pembeli bertransaksi Juragan menawarkan “kak, mau kentang goreng sekalian? hanya tambah 5rb doang loh”.

Mungkin keuntungan 1 porsi kentang itu hanya Rp 2.500, bayangkan jika yang membeli 100 orang maka keuntungan tambahan dari penjualan kentang saja 100 x Rp 2.500= Rp Rp 250.000

5. Memper Besar Margin

Margin adalah berapa selisih harga jual - modal.

Prinsip dari margin adalah menaikkan pemasukan dan mengurangi pengeluaran.

Berikut beberapa cara untuk meningkatkan margin keuntungan;

  1. Meningkatkan value produk agar harga naik
    Misalnya meningkatkan citra rasa, membuat kemasan yang menarik, endorse artis/influencer sehingga konsumen tidak keberatan jika harga naik karena produk yang dibeli sudah memiliki “value” atau brand.
  2. Menekan biaya-biaya yang kurang diperlukan.
  3. Memberikan rekomendasi
    Mungkin Juragan pernah pergi ke restoran. Saat Juragan bertanya kepada pelayan, “apakah menu rekomendasi disini?”. lalu pelayan tersebut bilang “sop buntut”. Saat Juragan tengok kanan-kiri banyak orang yang datang di restoran tersebut pesannya sop buntut. Usut punya usut ternyata sop buntut adalah produk yang marginnya paling besar. Oleh Karena itu setiap orang datang selalu disarankan untuk membeli sop buntut, sehingga restoran tersebut terkenal akan sop buntutnya.
  4. Meningkatkan kinerja karyawan juga salah satu hal penting untuk menaikkan keuntungan usaha Juragan.

Jika Juragan mengambil margin yang besar, usahakan agar jumlah penjualan Juragan setiap bulannya stabil.

Jika Juragan mengambil margin sedikit, usahakan produk Juragan dapat terjual sebanyak-banyaknya setiap bulannya.

—-----------------------------------------------------------------------------------------------

Rangkuman

Keuntungan = lead x nilai konversi

= jumlah pelanggan x transaksi perbulan x rata-rata transaksi =omzet x margin (%)

—-----------------------------------------------------------------------------------------------

Lebih baik mencoba iklan dengan menghabiskan 10jt daripada tidak pernah mencoba sehingga tidak mengerti hasilnya seperti apa. Seringkali kita menunggu sampai sempurna, tidak mau mencoba. Coba dengan kerugian yang terukur, karena dengan mencoba ada kemungkinan untung juga ‘kan?
Share this post