Jika memulai sesuatu dari kesalahan maka hasil akhirnya akan salah. Misalkan pemuda dibawah umur, tidak punya sim tapi tetep aja “ngeyel” untuk mengendarai motor. Kemudian pemuda ini ditabrak orang lain. Walaupun ditabrak tapi pemuda ini tetap salah. Hal ini karena dia mengendarai motor dibawah umur serta tidak punya sim. Pada dasarnya pemuda ini salah karena memulai sesuatu dari kesalahan.

Kata-kata ini tidak hanya dalam konteks mengendarai motor. Misalkan saja dalam pembayaran pajak sebaiknya melaporkan apa adanya. Toh kita bayar pajak ketika untung bukan saat rugi.

Begitu Juga dalam berbisnis. Jangan melakukan penipuan dengan alibi “penipuan untuk kebaikan”. Serta merasa tenang karena gak akan ketahuan.
Hiduplah dengan tetap menjaga setiap “proses” dengan kebenaran. Jika kita memulainya dengan kesalahan maka seterusnya kita akan berjalan dijalan yang salah. Sejatinya manusia harus mengikuti arah yang benar bila ingin mendapatkan hasil yg benar juga.

Share this post