Bagi para pengusaha pemula yang sudah serius ingin membesarkan bisnisnya, pasti pernah terbesit dalam pikirannya untuk menentukan lokasi bisnis yang strategis.

Seberapa berpengaruh lokasi bisnis yang strategis untuk kelangsungan bisnis Anda?

Sebagai contoh, jika Anda membuka toko kecil yang menjual peralatan golf dan terletak di tengah-tengah antara sekolah dan supermarket. Mungkin Anda berpikir adanya sekolah dan supermarket bisa juga membuat toko golf Anda kebagian โ€œramaiโ€, tapi kalau target yang masuk tidak tepat, untuk apa?

Sekarang, coba bandingkan Anda membuka toko peralatan golf TEPAT 100m di depan lapangan golf. Orang-orang yang mengunjungi toko Anda kemungkinan besar orang-orang yang tidak asing lagi dengan olahraga golf. Meskipun yang datang lebih sedikit, tapi kemungkinan closingnya lebih besar!

Bagaimana Caranya Mendatangkan Pelanggan ke Lokasi Bisnis Kita?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui dulu tentang perbedaan target pasar. Apa produk yang Anda jual? Siapa yang akan membelinya?

Pertanyaan โ€œsiapaโ€ itu sangat penting untuk diidentifikasi terlebih dahulu. Tipe pelanggan bisa dibagi lagi menjadi: pelanggan anak kos, orang kantoran, pengendara motor, buruh pabrik, orang yang tinggal di apartemen, orang yang tinggal di kontrakan, anak kuliahan dan lain-lain.

Semakin Anda mengenal target pasar Anda, maka akan semakin mudah juga untuk mengatur strateginya: sesuaikan dengan target pasar!

Belajar dari Semut

Perumpamaan ada gula ada semut. Berbisnis pun sebenarnya seperti itu. Semut adalah pelanggan Anda. Gula adalah sesuatu yang membuat mereka tertarik untuk mendekat. Jika semut menyukai gula Anda, pasti si semut akan melakukan closing di kunjungan pertamanya.

semut

5 Hukum Semut

Mengetahui Jenis Semut

Spesifikasi target pasar seperti yang di bahas di awal. Anda harus tahu secara spesifik untuk siapa produk Anda dijual.

Sarang Semut

Mengetahui tempat di mana semut menghabiskan waktu lebih dari 6 jam lebih. Ini bisa rumah, kosan, pabrik, tempat les dan sebagainya.

Mengerti Jalur Semut

Jalur yang dilewati semut saat akan beli. Contohnya begini, jika Anda menjual makanan. Anda menjualnya tepat di perempatan, di mana perempatan itu akan dilewati orang dari arah sekolah, perumahan, kantor dan lain-lain.

Pengundang Semut

Tenant, lokasi-lokasi yang dekat dengan pengundang semut. Misalnya membuka booth-booth di dalam mall sekaligus memperkenalkan produk Anda.

Terlihat Semut

Terlihat saat semut sekali memandang. Dulu kebiasaannya kalau kita di jalan melihat kanan kiri jalan, tapi makin ke sini kebiasaan manusia berubah. Bahkan saat sedang di jalan masih juga melihat hp.

Sekarang zamannya semua sudah melihat ke HP, jadi bisnis juga mesti mengikuti perkembangan zaman. Harus bisa via Gojek, Grab, dan dapat dilihat juga di Google Maps atau Waze, poin plusnya lagi jika tempat tersebut Instagram-able.

Share this post